LAKUNA - Versammein
Pagi harinya Arya mengunjungi toko catansia. Di sana mendapati Disti tengah mengobrol dengan seorang wanita paruh baya. “Oh, apakah ini orangnya?” tanya Ibu Adibya sambil memandangi Arya. Arya menautkan kedua alisnya pada Disti, gadis itu terkekeh. “Kau yang sering datang menemani gadis ini, ya. Senang berkenalan denganmu,” ujar Ibu Adibya mengulurkan tangannya. Arya membalas uluran tangannya. “Saya istri Pak Pawana. Mungkin kau mengenal suamiku atau mungkin kalian pernah bertemu. Orang tua itu sering pergi kemana-mana,” celoteh wanita paruh baya itu. Disti terkekeh, sebaliknya Arya hanya manggut-manggut ragu karena menurutnya wanita paruh baya itu sok kenal dengannya. “Saya Arya, senang berkenalan dengan bibi. Ini kali pertama saya melihat bibi di sini, biasanya jarang-jarang ada orang yang mengobrol sesantai bibi ketika bersama Disti,” jujur Arya, mengingat gadis lugu itu agak pendiam dan kelihatan kaku ketika bertemu dengan orang lain. “Aduh, kau sa...